Loading...
Banyak orang yang memimpikan bisa kuliah di Fakultas Kedokteran. Namun
sayang, bagi beberapa orang mereka harus menjalani sejumlah tes untuk
bisa kuliah di sana. Selain itu, yang jadi momok banyak orantua adalah
biaya kuliah di Fakultas Kedokteran juga bisa mencapai ratusan juta!
Namun hal itu tak berlaku bagi Nur Afdhaliah yang sekarang kuliah di
Fakultas Kedokteran Universitas Muslim indonesia (UMi) Makassar dengan
bebas biaya. Bermodalkan hafalan Al-Quran 30 juz, gadis yang berasal
dari Kolaka, Provinsi Sulawesi Tengah ini menjalani hari-harinya saat
ini sebagai salah satu mahasiswa baru UMi.
Nur bisa merasakan bangku perkuliahan di Fakultas Kedokteran Universitas
Muslim indonesia (UMi) Makassar dengan bebas biaya hanya bermodalkan
hafalan Al-Qur’an 30 juz. Gadis yang mengaku mulai menghafalkan
Al-Qur’an sejak usia 16 tahun ketika masih bersekolah di Pondok
Pesantren
Darul Aman Makassar ini kini tengah menjalani hari-harinya sebagai salah satu mahasiswi baru di UMi.
ia mengaku sempat protes saat ibunya memasukkan dia program menghafal takhassus. Sebab dengan program khusus ini, berarti ia harus meninggalkan sekolah sementara.
Motivasi agar bisa kembali sekolah membuat Nur Afdhaliah fokus menjalani program khusus tersebut. Bukan tanpa alasan juga ia rindu sekolah, sejak kelas satu SMP di pesantren, ia selalu juara kelas.
Lulus sebagai calon dokter merupakan hal membanggakan bagi gadis berkulit hitam manis ini. ia mengisahkan hidupnya yang ditopang oleh sang ibu yang bekerja sebagai penjaga koperasi di pesantren sepeninggal ayahnya.
Sempat bercita-cita menjadi insinyur, Nur menyebutkan biaya bulanan SPP kuliah di Fakultas Kedokteran sebesar Rp 300 juta ditambah BPP Rp 20 juta. Dan semua itu bukan jumlah yang sedikit. Jika bukan karena hafalan Al-Qur’an, ia tidak bisa merasakan apa yang ia alami seperti sekarang ini.
Kepala Humas UMi Nurjannah mengatakan, dilihat secara akademik Nur
Afdhaliah sangat cerdas. ia mengikuti proses seleksi yang dilanjutkan
dengan seleksi mahasiswa binaan dan ia dinyatakan lulus.
Darul Aman Makassar ini kini tengah menjalani hari-harinya sebagai salah satu mahasiswi baru di UMi.
ia mengaku sempat protes saat ibunya memasukkan dia program menghafal takhassus. Sebab dengan program khusus ini, berarti ia harus meninggalkan sekolah sementara.
Motivasi agar bisa kembali sekolah membuat Nur Afdhaliah fokus menjalani program khusus tersebut. Bukan tanpa alasan juga ia rindu sekolah, sejak kelas satu SMP di pesantren, ia selalu juara kelas.
Lulus sebagai calon dokter merupakan hal membanggakan bagi gadis berkulit hitam manis ini. ia mengisahkan hidupnya yang ditopang oleh sang ibu yang bekerja sebagai penjaga koperasi di pesantren sepeninggal ayahnya.
Sempat bercita-cita menjadi insinyur, Nur menyebutkan biaya bulanan SPP kuliah di Fakultas Kedokteran sebesar Rp 300 juta ditambah BPP Rp 20 juta. Dan semua itu bukan jumlah yang sedikit. Jika bukan karena hafalan Al-Qur’an, ia tidak bisa merasakan apa yang ia alami seperti sekarang ini.
Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang dapat kami paparkan, Besar
harapan kami Artikel ini dapat bermanfaat untuk kalangan banyak.
Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel
ini masih jauh dari sempurna, Oleh karena itu saran dan kritik yang
membangun sangat diharapkan agar Artikel ini dapat disusun menjadi lebih
baik lagi dimasa yang akan datang.
