Loading...
Sudah seharusnya orang-orang yang mengabdi pada negara mendapat dana
pensiun. Mengingat lagi peran mereka yang begitu penting bagi keamanan
dan keselamatan negara.

Dengan perannya yang begitu penting bagi negara, tentu Tatay Iso harus mendapatkan dana pensiunnya ketika tak mampu mengabdi lagi.
Padahal, berdasarkan Executive Order 76, Tatay Iso menerima dana pensiun sekitar Rp 7,5 juta setiap bulannya.
Namun belakangan, hal ini sudah diketahui oleh pihak PAF. Kini, Tatay dikabarkan telah tinggal dengan aman dan layak di regional department kesejahteraan sosial dan pembangunan.
Sumber : palingseru.com

Namun apa boleh daya, pensiunan tentara yang sudah renta ini malah tidak mendapatkan haknya tersebut.
Alih-alih mendapat dana pensiun, tempat tinggal saja tidak punya.
Dia adalah Narciso Dela Cruz Aplas, pensiunan dari Angkatan Udara
dengan pangkat sersan staf. Sewaktu aktif dulu, Tatay Iso, panggilan
akrabnya, tergabung di dalam divisi yang bertugas dalam merawat,
merencanakan, dan mengonstruksi pesawat dan infrastruktur lainnya,
melansir suratkabar.id.Alih-alih mendapat dana pensiun, tempat tinggal saja tidak punya.
Dengan perannya yang begitu penting bagi negara, tentu Tatay Iso harus mendapatkan dana pensiunnya ketika tak mampu mengabdi lagi.
Tapi hal tersebut tak sama sekali ia dapatkan.
Hal ini terjadi bukan karena kesalahan pemerintah, melainkan keluarganya sendiri.
Ya, hak yang seharusnya jatuh ke tangan Tatay Iso justru diambil oleh keluarganya.Hal ini terjadi bukan karena kesalahan pemerintah, melainkan keluarganya sendiri.
Padahal, berdasarkan Executive Order 76, Tatay Iso menerima dana pensiun sekitar Rp 7,5 juta setiap bulannya.
Namun belakangan, hal ini sudah diketahui oleh pihak PAF. Kini, Tatay dikabarkan telah tinggal dengan aman dan layak di regional department kesejahteraan sosial dan pembangunan.
Sumber : palingseru.com