Loading...
Sakit gigi tidak boleh dianggap remeh atau diobati dengan pengobatan
yang belum terbukti. Rasa nyeri yang hilang sementara bukan berarti
masalahnya sudah hilang, bisa saja telah terjadi komplikasi yang lebih
parah dari sebelumnya.
Seorang dokter gigi bernama Happy Wee membagikan cerita mengenai kasus penanganan sakit gigi yang buruk sehingga menimbulkan infeksi yang sebetulnya bisa dicegah.
Dikutip dari laman World of Buzz, seorang pria dengan keluhan sakit gigi
memutuskan mengoles minyak rem ke giginya daripada mengunjungi dokter.
Tetapi tetap saja, pria ini berkeras dan tidak pergi ke dokter gigi. Ia
lebih memilih untuk berkonsultasi ke dokter umum dan diberikan resep
sejumlah antibiotik dan penghilang rasa sakit.
Namun setelah seminggu, obat tersebut tidak bekerja dengan baik dan salah satu sisi dari wajahnya mulai membengkak.
"Ketika dia akhirnya memutuskan untuk mengunjungi dokter gigi, ia
langsung dilarikan ke Rumah Sakit Raja Perempuan Zainab 2 karena
kondisinya yang parah.
Sayangnya, infeksi yang dialami telah mempengaruhi saraf dan otaknya. Oleh karena itu tim medis merujuknya ke spesialis yang berbeda untuk menangani masalah ini.
Setelah berbagai pemeriksaan, pria ini didiagnosis dengan ensefaloti
septik sehingga harus dirawat di ICU. Setelah seminggu, kondisinya
berangsur membaik tapi tetap masih harus dirawat di rumah sakit.
Ngeri ya! Oleh karena itu, ketika mengalami keluhan sakit gigi, baiknya
untuk segera mengunjungi ahli daripada bergantung pada pengobatan yang
belum terbukti kebenarannya.
